Senin, 25 Desember 2017
Konsep New Media
Media baru (bahasa Inggris: new media) merupakan sebuah terminologi untuk menjelaskan konvergensi antara teknologi komunikasi
digital yang
terkomputerisasi serta terhubung ke dalam jaringan. Contoh dari media yang sangat merepresentasikan media baru
adalah Internet. Program televisi, film, majalah, buku, suratkabar, dan jenis media cetak lain tidak termasuk media baru.
New Media terdiri dari 2 kata yaitu New dan
Media. New yang berarti Baru dan Media yang berarti Perantara. Jadi New Media
merupakan Sarana perantara yang baru. Baru dalam arti disini dilihat dari segi
waktu, manfaat, produksi, dan distribusinya. New Media juga dapat disebut
sebuah istilah yang dimaksudkan untuk mencakup kemunculan digital, komputer,
atau jaringan teknologi informasi dan komunikasi di akhir abad ke-20.
Sebagian besar teknologi yang digambarkan sebagai “media baru” adalah digital,
seringkali memiliki karakteristik dapat dimanipulasi, bersifat jaringan, padat,
mampat, interaktif dan tidak memihak. Beberapa contoh New Media adalah
Internet, website, komputer multimedia, permainan komputer, CD-ROMS, dan DVD.
Pandangan New Media
New Media merupakan perkembangan baru dari
media-media yang telah digunakan manusia. Karakternya yang merupakan bentuk
digital tentu memudahkan dalam bertukar informasi dan berbagai kegiatan
lainnya. Namun dalam perkembangannya, New Media bisa memberikan nilai negatif
juga, yaitu dapat mengakses situs yang berbau porno dan kekerasan dengan mudah
dan memberikan efek ketagihan bagi penggunanya. Jadi sudah seharusnya
perkembangan New Media diikuti juga dengan kebijakan orang yang
memanfaatkannya.
Manfaat New Media
Dari penjelasan New Media diatas maka dapat diketahui New Media memiliki
beberapa manfaat sebagai berikut:
1) Arus informasi yang dapat dengan mudah dan cepat diakses dimana saja dan
kapan saja.
2) Sebagai Media transaksi jual beli
3) Sebagai media hiburan contohnya game online, jejaring social, streaming video, dll
4) Sebagai media komunikasi yang efisien. Kita dapat berkomunikasi dengan orang
yang berada jauh sekalipun, bahkan bertatap muka dengan video conference.
5) Sarana pendidikan dengan adanya buku digital yang mudah dan praktis
Kekurangan New Media
1) Terbukanya informasi menimbulkan kemungkinan
pencurian data pribadi. Hal ini biasa dilakukan hacker dengan tujuan-tujuan
tertentu.
2) Virus. Terbukanya arus informasi dan komunikasi juga dapat membawa virus yang
berkedok aplikasi dengan mudah menyebar.
3) Rasa ketagihan berlebihan, contohnya pada saat bermain game online atau
jejaring sosial.
Komponen New Media
Komponen dari new media yaitu : Handphone,
Internet, dan Komputer. Handphone / Smart Phone dapat dijadikan sebagai
komponen New Media karena dengan Smart Phone kita dapat mengakses bebesapa
situs jejaring sosial diantaranya Facebook, Twitter, Email, Plurk, Heello,
FourSquare, dan lain sebagainya.
Dengan SmartPhone kita dapat lebih cepat
mendapatkan informasi yang kita inginkan atau juga memberikan informasi yang
kita dapatkan sesuai dengan kenyataan. Misalkan di situs jejaring Twitter, kita
dapat mendapatkan informasi tentang kejadian sekitar dengan memfollow akun yang
berhubungan dengan berita yang baru. Internet dijadikan sebagai komponen New
Media karena dengan Internet kita dapat mengakses berbagai informasi dimanapun
kita berada. Internet memudahkan kita untuk melakukan sebuah interaksi sosial dengan
manusia sekitar. Komputer dijadikan sebagai komponen New Media karena computer
juga dapat memudahkan kita mendapatkan informasi. Ketiga komponen diatas tidak
dapat saling dipisahkan, antara Smart Phone dengan Internetm dan juga Komputer
dengan Internet. Ketiganya saling berkaitan dan harus seimbang dalam
pemakaiannya.
Aplikasi New Media
Pada saat perkembangan teknologi sedag berkembang dengan sangta
cepatnya, pasti banyak sekali produk-produk multimedia yang semakin banyak juga
yang akan kita ketahui, baik itu melalui media massa, ataupun media elektronk
seperti internet pada saat ini.
Seiring dengan berkembang pesatnya media saat ini, saya akan membahas tentang beberapa aplikasi new media yang sudah awam kita gunakan sehari hari sebagai sarana untuk membantu kita dalam berbagai bidang. Contohnya yang sudah sangat banyak digunakan oleh masyarakat adalah Facebook. Siapa yang tak kenal dengan jenis jejaring sosial ini? Dari mulai anak anak sampai orang dewasa bahkan sudah sangat familiar dengan nama ini. Begitu pula berbagai jenis aplikasi new media lain yang juga sudah banyak digunakan masyarakat. Beberapa contohnya akan saya bahas dalam artikel ini :
Seiring dengan berkembang pesatnya media saat ini, saya akan membahas tentang beberapa aplikasi new media yang sudah awam kita gunakan sehari hari sebagai sarana untuk membantu kita dalam berbagai bidang. Contohnya yang sudah sangat banyak digunakan oleh masyarakat adalah Facebook. Siapa yang tak kenal dengan jenis jejaring sosial ini? Dari mulai anak anak sampai orang dewasa bahkan sudah sangat familiar dengan nama ini. Begitu pula berbagai jenis aplikasi new media lain yang juga sudah banyak digunakan masyarakat. Beberapa contohnya akan saya bahas dalam artikel ini :
1. Facebook
Siapa sih yang kenal dengan nama ini? Ya, hapir
semua orang sekarang memiliki akun Facebook, mulai dari anak anak sampai orang
dewasa berlomba lomba memperluas jaringan sosial mereka dengan menggunakan
salah satu jenis new media ini. Facebook adalah sebuah social networking yang
baru saja dirintis pada tahun 2006 oleh seorang mahasiswa Harvard yang bernama
Mark Zuckerberg.Fitur fitur yang disediakan oleh Facebook cukup
lengkap jika dibandingkan dengan social networking yang lain, fitur yang
disediakan antara lain notes, wall, photos, aplikasi itunes, video, causes,
dll, juga masih banyak aplikasi games, ataupun sejenisnya yang bisa digunakan
melalui Facebook ini.
2. Youtube
YouTube adalah sebuah situs web video sharing (berbagi video) populer
yang didirikan pada Februari 2005 oleh tiga orang bekas karyawan Paypal,:Chad
Hurley, Steven Chen dan Jawed Karim. Menurut perusahaan penelitian Internet
Hitwise pada Mei 2006 YouTube memiliki pangsa pasar sebesar 43 persen. Para pengguna dapat memuat, menonton, dan berbagi klip video secara
gratis. Umumnya video-video di YouTube adalah klip musik, film, TV serta video
buatan para penggunanya sendiri. Format yang digunakan video-video di YouTube
adalah .flv yang dapat diputar di penjelajah web yang memiliki plugin
Flashplayer.
>>Wikipedia
>>Twitter
>>MySpace
Sumber:
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Diberdayakan oleh Blogger.

0 komentar:
Posting Komentar